3 Langkah Melakukan Redesign Website

Proses desain website adalah sesuatu yang harus diikuti oleh seluruh desainer. Proses tersebut juga tergantung dari jenis proyek desain yang anda kerjakan. Sisi lain di dalam proses desain ialah dari perspektif bisnis, yang mana seharusnya desain menentukan kinerja bisnis.  Di dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa langkah penting yang dapat diambil oleh pemilik bisnis untuk memastikan redesign website mereka berjalan dengan sukses dan tepat waktu. 

Evaluasi Bisnis Anda

Proyek redesign website belum dimulai saat anda berpikir bahwa redesign website diawali dengan membuat sketsa website, membuat mockup di photoshop, atau membeli template website. Redesign website seharusnya dimulai dari beberapa rencana strategis sebagai berikut : Mengubah desain website bukan berarti membuang website lama anda, tetapi dimulai dari meninjau ulang dari desain yang saat ini digunakan, apa kekurangannya, dan bagaimana kesesuaiannya dengan bisnis secara keseluruhan.Mulailah dari melakukan tinjauan ulang pada bisnis anda secara keseluruhan. Pertimbangkan area berikut ini :

Branding
Bagaimana anda mendefinisikan brand anda ? siapa customer yang anda target ? bagaimana mereka mendeskripsikan brand anda ?

Sales
Apakah anda secara konsisten mencapai target penjualan ? Jika belum, perbaikan apa yang diperlukan agar dapat membantu anda mencapai tujuan ?

Marketing
Channel marketing apa yang anda gunakan saat ini ? bagaimana hasil yang anda dapatkan untuk setiap channel ?

Profit
Berikan pemasukan dan beban dari bisnis anda. Bagaimana profitnya ? produk mana dan marketing channel apa yang dapat mengantarkan kita menuju profit terbesar ?

Kompetisi
Seberapa sehat bisnis anda bila dibandingkan dengan kompetitor lain ?

Melakukan Redesign Website

langkah dasar proses redesain website ialah sebagai berikut :

  1. Riset dan brainstorming
  2. Wireframing
  3. Mockups
  4. Desain
  5. Development

Satu hal yang harus dicegah selama proses desain ialah desain oleh committee. Desain oleh committee adalah proses desain dimana desain akan melewati persetujuan banyak pihak sebelum disetujui. Ini berdampak kurang baik karena dapat mengganti ide orisinil dari website yang telah dibayangkan oleh desainer.

Kritik yang membangun selama proses desain ialah dibutuhkan dan banyak desainer yang mengapresiasinya, tetapi jika kamu menyarankan beberapa perubahan, kamu seharusnya memiliki alasan baik untuk melakukannya. Jika anda tidak yakin atas perubahan tersebut, maka anda seharusnya melakukan split testing untuk menentukan pilihan mana yang tepat untuk audiens website tersebut.

Launching Website Anda

Bagian terakhir dari proses redesign website anda ialah launching website. Fase launching harus ditentukan tanggalnya dan diperlukan banyak waktu untuk pengecekan standar kualitas dari website yang dikembangkan. Beberapa hal penting yang harus dicek selama proses pengecekan standar kualitas :

  • Apakah semuanya berfungsi sesuai yang diharapkan ?
  • Apakah semuanya terlihat seperti yang sudah di mock up dan diterima ?
  • Jika halaman URL diganti, apakah halaman lama telah dialihkan 301 ke halaman baru ?
  • Apakah seluruh script pelacak telah berada di tempat untuk transisi yang lancar ?
  • Apakah anda memiliki backup yang dapat dikembalikan dengan cepat ?

Saat website redesign anda yang telah ditayangkan, anda masih memiliki satu langkah lagi yakni mengukur bagaimana tujuan anda dijalankan. Kita harus memastikan bahwa semua yang kita lakukan saat ini telah mendekati tujuan. Dengan anaytic dan pelacakan data, anda seharusnya memutuskan jika tujuan bertemu atau membutuhkan pekerjaan ekstra. Anda seharusnya tetap melakukan pengulangan terhadap desain sampai tercapai tujuan. Di bagian ini, split testing akan dirasa sangat berguna. Saat semua tujuan tercapai, website redesign anda dapat dianggap sukses.