Featured

Sudahkah Website Anda Berkontribusi Maksimal Bagi Bisnis?

Untuk Anda yang saat ini  berencana untuk membuat atau me-redesign website untuk bisnis Anda, berikut hal yang perlu Anda perhatikan sebelum Anda terburu-buru mendefinisikan hal apa saja yang akan ada dalam website.

Pastikan website Anda punya kontribusi besar pada bisnis yang sedang Anda jalankan
Motivasi untuk membuat website sendiri terkadang perlu kita tinjau ulang, seringkali seseorang ingin membuat website hanya karena pesaingnya kini telah memiliki website atau bahkan merasa website adalah sesuatu yang wajib dimiliki walau sebatas untuk formalitas saja. Kita kemudian lupa mendefinisikan bagaimana website itu nantinya bisa memberikan kontribusi bagi bisnis yang sedang dijalankan.

Website diciptakan untuk berkomunikasi dengan customer kita, karena itu penting untuk memetakan pada tahap hubungan yang mana website mengambil perannya

Berikut adalah tahapan yang harus dilalui dalam hubungan kita dengan customer

Dari kelima tahapan di atas, website yang kita buat bisa jadi cuma berkontribusi pada salah satu tahap, beberapa, atau bisa juga pada semua tahapan. Tentunya hal ini tergantung bisnis apa yang kita jalankan dan bagaimana strategi yang kita susun. Supaya lebih jelas saya akan coba uraikan satu demi satu

Aware
Langkah awal membangun hubungan dengan cutomer tentunya membuat mereka aware akan keberadaan Anda, jika Anda merasa bahwa website Anda dapat ataupun harus menciptakan awarness akan brand atau produk yang Anda tawarkan, berkonsentrasilah pada upaya untuk membuat target market Anda menemukan website Anda.

Hal-hal seperti  SEO (search Engine Optimization) atau Targeted advertising perlu Anda lakukan. Datangkan pengunjung sebanyak mungkin ke website Anda, tapi tentunya pilih yang benar-benar menjadi target market Anda. Bagaimana memastikannya? saya akan coba bahas di tulisan selanjutnya

Consider
Setelah berhasil membuat calon customer Anda aware akan keberadaan Anda, kini usaha Anda adalah salah satu opsi yang bisa mereka pilih untuk memenuhi kebutuhan mereka.  Di tahap inilah pentingnya Anda melakukan perbandingan yang mendalam terhadap para pesaing. Pelajari website pesaing-pesaing Anda, kemudian tempatkan diri Anda sebagai calon customer. Dengan cara ini Anda bisa memastikan bahwa tawaran Anda paling menarik. Ingat, tawaran menarik tidak selalu berarti harga yang lebih murah 🙂

Purchase
Ok, anggaplah Anda kini berhasil menyajikan tawaran yang menarik, lantas bagaimana mengkonversi pilihan tersebut menjadi sebuah transaksi pembelian. Nah, kini mulailah perhatikan hal-hal seperti kemudahan transaksi dalam website, call to action dan komponen-kompenen sejenis lainnya. Pastikan calon customer yang sudah susah payah Anda datangkan tidak kabur begitu saja hanya karena bingung bagaimana cara bertransaksi dengan Anda.

Repeat Purchase
Anda telah berhasil menciptakan transaksi melalui website Anda, sekarang bagaimana Anda mampu menjaga loyalitas dengan customer dan membuka kesempatan untuk pembelian selanjutnya.

Kini berfokuslah dengan bagaimana website kita membantu customer kita mendapatkan experience  terbaik dalam menggunakan produk ataupun dalam mendapatkan layanan purna jual kita. Jadikan website Anda tempat customer bisa memperoleh informasi jika menemui masalah dengan produk kita, intinya ciptakan pengalaman yang menyenangkan.

Lakukan pula analisa menganai behavior ataupun pola kegiatan customer ketika berada di website kita, berdasarkan itu mungkin Anda bisa menawarkan produk lain yang akan diterima dengan baik oleh customer Anda.

Advocate
Anda yakin bahwa experience customer Anda sudah sangat baik? kini pastikan juga bahwa mereka dipermudah untuk merekomendasikan produk Anda. Integrasikan website Anda dengan layanan social media sehingga mereka bisa dengan mudah merekomendasikan produk Anda.

 

Nah, kini pikirkan kembali rencana Anda, pastikan Anda memperoleh manfaat optimal dari website Anda nantinya.

 



by Bakhtiar
Online Strategist


 

YII vs ZEND vs LARAVEL vs CODEIGNITER : Siapa pemenangnya?

Kami mencoba membandingkan diantara framework PHP (YII vs ZEND vs LARAVEL vs CODEIGNITER) mana yang paling populer di Indonesia serta prediksi trend nya ke depan.

Perusahaan web design kami komunigrafik sejak awal berdiri telah memilih PHP sebagai platform utama pengembangan website. Popularitas serta kemudahan mencari tenaga kerja yang menguasai bahasa pemrograman ini menjadi pertimbangan saat itu. Selain memilih bahasa pemrograman, memilih framework yang tepat tentunya juga hal yang penting.

Berikut hasil analisa google mengenai keempat framework di atas.

trend

Grafik di atas diperoleh dari jumlah pencarian yang dilakukan, sehingga dirasa cukup tepat untuk memotret mana framework yang berhasil menggaet hati atau minimal membuat penasaran para programmer di Indonesia. Beberapa temuan yang bisa disimpulkan:

  • Code Igniter masih merajai, tapi jika diperhatikan trendnya terus menerus turun. tampaknya kekhawatiran akan masa depan framework ini mulai dipertanyakan karena lambatnya update.
  • Laravel tampaknya jadi ‘kuda hitam’ nya..  secara pasti menyalip Yii
  • Yii tampaknya tidak banyak peningkatan.. tapi release terbaru Yii 2.0 akhir september kemarin tampaknya cukup menjanjikan, sehingga cukup menarik melihat persaingan ketat Laravel dan Yii
  • Zend? maaf…tampaknya harus siap dikubur jika tidak segera melakukan perubahan

Hal lain yang cukup menarik ialah distribusi trend si masing2 wilayah penghasil programmer (Jawa Barat, Yogyakarta dan Jakarta). Masing2 memiliki preferensi yang berbeda tentang framework yang jadi pilihan, mungkin peran komunitas di masing2 kampus penghasil programmer menjadi penyebabnya.

Anda punya pendapat lain? silahkan comment 🙂

Mengenal Search Engine Marketing

Sebelum membahas lebih jauh mengenai Search Engine Marketing (SEM), saya akan coba bahas terlebih dahulu definisi SEM

Search Engine Marketing (SEM) adalah salah satu cara pemasaran melalui internet dengan cara meningkatkan ‘visibility’ website kita dalam hasil pencarian search engine. SEM dapat dilakukan dengan mengoptimalkan SEO/Search Engine Optimization (off site & on site) maupun dengan membayar iklan pada perusahaan search engine.

Jadi, SEM memiliki cakupan lebih luas dari SEO. SEM (Searh Engine Marketing) meliputi pemanfaatan layanan berbayar (seperti Google Adwords atau Big Ads) serta SEO (Search Engine Optimization).

Terkadang digunakan juga istilah “search marketing” untuk menyebut “search engine marketing”, jadi jangan bingung.. keduanya adalah hal yang sama.

Mengapa ‘visibility’ website kita dalam halaman hasil pencarian penting dioptimalkan?

Tempatkan posisi Anda di posisi konsumen, ketika seorang calon customer melakukan pencarian di search engine (google misalkan), google akan menampilkan hasil yang paling sesuai dengan “kata kunci” yang diketikkan, disinilah ‘visibilitas’ website Anda menjadi penting, karena akan percuma jika website Anda menawarkan produk atau informasi yang dibutuhkan tapi muncul di halaman 12.. jangan berharap si calon customer ini akan dengan sabar mengklik satu demi satu halaman hingga sampai di halaman Anda. Pastikan calon customer Anda secepatnya menemukan link ke website Anda dengan memastikan bahwa Anda memiliki strategi search engine marketing yang baik.

Apakah Strategi Search Engine Marketing yang baik akan berdampak besar bagi bisnis saya?

Memang hal tersebut akan sangat tergantung paja produk/layanan apa yang Anda tawarkan, bagaimana profil target market Anda serta seberapa ketat persaingan untuk kategori produk Anda di dunia online. Tapi saya rasa saat ini hampir sebagian besar bisnis bisa merasakan ‘impact’ yang cukup signifikan dari penerapan strategi SEM yang baik.

Kunci berhasilnya SEM mempengaruhi angka sales atau penjualan Anda ada di sisi ‘efektivitas’. Berikut penjelasannya mengapa pada sebagian besar kasus SEM lebih unggul dari cara pemasaran lain.

  • Tertarget secara demografis
    Kita bisa sangat spesifik menentukan bahwa iklan kita hanya muncul pada audience yang melakukan pencarian di serch engine di kota tertentu.
  • Tertarget hanya pada calon customer yang tertarik pada produk Anda
    Seseorang yang mengetikkan nama produk tertentu pada search engine tentunya telah memiliki ketertarika pada produk tersebut. Tinggal apakah website Anda bisa mengkonversinya jadi sales atau tidak.

70:20:10 Rumus untuk melejitkan kreativitas dalam bisnis

Kreativitas adalah kunci sebuah organisasi mampu untuk bertahan dalam jangka waktu yang panjang, tanpa itu sebuah organisasi yang kuat pun tinggal menunggu waktu untuk tergilas oleh pemain baru yang berani mengedepankan kreativitas dan berani mengambil risiko dalam mengimplementasikan ide-ide baru.

Jika usahaa atau organisasi Anda masih kecil, kreativitas semakin penting.. karena jangan harap Anda bisa bertahan menhadapi pesaing bisnis besar jika Anda menggunakan cara-cara konvensional.

Lantas apakah sebuah organisasi besar memang identik dengan “kehilangan kreativitas”?
Hal ini tampaknya ada benarnya karena beberapa alasan:

  • Organisasi besar cenderung merasa aman
  • Orang-orang di dalamnya sulit untuk membuat perubahan yang punya impact besar karena kecilnya wewenang yang dia miliki jika dibandingkan ukuran perusahaan sehingga para inovator memilih mencari tempat lain di luar untuk menyalurkan kreativitasnya
  • Risiko gagalnya sebuah kreativitas terlalu besar bagi citra perusahaan

Berbagai hal di atas menjadikan organisasi besar seringkali kehilangan keberanian untuk berkreasi.

Lantas apakah tidak ada jalan lain bagi sebuah perusahaan selain menempuh perjalanan dari perusahaan kecil penuh kreativitas..lantas berkembang jadi besar. sulit bergerak.. tidak lagi kreatif.. lalu mati? tentunya tidak 🙂

70:20:10

Perusahaan besar pada dasarnya punya cukup resources untuk menjadi kreativitas, akan tetapi jangan sampai juga kreativitas merusak bisnis utama yang sudah dibangun dari lama. untuk itu Anda bisa menerapkan rumus di atas

70: Alokasikan 70% resources Anda bermain di area aman yang menjadi sumber utama pendapatan
20: Alokasikan 20% untuk mengimplementasikan ide-ide kreativ tapi harus terukur
10: Selalu sisakan 10% resources Anda untuk ide-ide gila, yang punya potensi besar tapi mungkin penuh risiko

Terapkan hal di atas untuk berbagai hal, mulai dari alokasi budget marketing hingga alokasi waktu buat pekerja Anda, niscaya perusahaan Anda kini bisa tetap kreatif dan tidak takut menjadi besar

 

 

 

Ingin Belajar SEO? Ini Channel rekomendasi kami

Optimasi search engine (SEO) merupakan hal penting untuk menunjang keberhasilan bisnis online kita, sehingga penting bagi kita untuk mempelajari beragam teknik optimasi search engine.

Berikut kami rekomendasikan beberapa video channel yang kami rasa bisa berguna buat Anda yang ingin mempelajari lebih lanjut mengenai SEO

Whiteboard Friday by Moz

 

Google Wbmasters with Matt Cuts

Membangun Awareness Melalui Website

Tulisan ini adalah bagian kedua dari seri “Meningkatkan pertumbuhan bisnis melalui website”
Jika Anda belum membaca bagian pertama tulisan ini berjudul Sudahkah website Anda berkontibusi maksimal bagi bisnis silahkan membacanya  terlebih dahulu.

Kali ini akan kita bahas stage awal dari komunikasi Anda dengan calon customer, yakni “membangun awareness”. Saya tidak ingin membatasi pengertian “awareness” pada “brand awareness” yang biasanya didefinisikan sebagai berkut:

Brand Awareness: kemampuan dari seseorang yang merupakan calon pembeli (potential buyer) untuk mengenali (recognize) atau menyebutkan kembali (recall) suatu merek merupakan bagian dari suatu kategori produk

Karena jangankan mengasosiasikan brand Anda dengan satu kategori produk bisa jadi calon pembeli bahkan belum menyadari kebutuhannya. Karena itu saya coba klasifikasikan dulu  pada level awareness apa bisnis Anda sekarang

  1. Calon pembeli belum menyadari masalahnya
  2. Calon pembeli sudah memahami masalahnya tapi tidak tahu ada solusi yang tersedia
  3. Calon pembeli sudah sadar dengan masalah dan alternatif solusi (produk) yang ada tapi belum mengenal solusi/produk yang Anda tawarkan

Ketiganya butuh pendekatan berbeda. Untungnya, di dunia online Anda bisa mengintervensi tahapan di atas dengan lebih mudah. Saya akan berusaha memberikan contoh kasusnya sehingga mudah dipahami

Calon pembeli belum menyadari masalahnya

Di pasar sedang ramai launching iphone 6, tanpa mereka tahu ternyata ada masalah dengan kualitas nya sehingga iphone terbaru itu — yang senilai beberapa bulan gaji UMR Jakarta itu 🙂 dengan mudahnya rusak ketika jatuh.

Sebagai penjual casing hape, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat pembeli iphone sadar dengan masalah itu. Anda misalkan bisa membuat video viral tentang masalah tersebut, lalu menyelipkan produk Anda sebagai solusinya.

Anda bisa menempatkan iklan Anda di video youtube yang sedang populer itu sehingga calon pembeli iphone atau mereka yang baru saja membeli iphone sadar bahwa ada masalah yang mereka miliki dan produk Anda bisa muncul sebagai solusinya.

Lalu bagaimana jika calon pembeli sudah memahami masalahnya tapi tidak tahu ada solusi yang tersedia atau calon pembeli sudah sadar dengan masalah dan alternatif solusi (produk) yang ada tapi belum mengenal solusi/produk yang Anda tawarkan. Saya akan update tulisan saya lain kali.

Pastikan untuk mengunjungi mem-bookmark dan mengunjungi blog ini lagi untuk membaca kelanjutan tulisan ini

 

Website terbaik untuk inspirasi web design

Sebagai seorang web designer, sudah pasti referensi design merupakan hal yang perlu terus menerus diupdate.

Berikut saya coba tuliskan website untuk menambah referensi desain web kita

  1. unmatchedstyle.com
  2. dribbble.com
  3. cssdesignawards.com
  4. The FWA
  5. abduzeedo.com

Punya referensi lain?

silahkan tuliskan di comment dan kita lengkapi bersama list nya 🙂

Cara Optimasi aplikasi web dengan PHP

Sedikit cara untuk meng-optimasi aplikasi website memang sangat-sangat penting, untuk skala kecil, cara ini memang tidak akan terasa pengaruhnya, tapi untuk skala besar, beda 1 per sekian detik saja sangat-sangat membantu, seperti orang bijak bilang, “batu kecil memang tidak melukai, tapi bisa membuat kita tergelincir”.
Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat coding PHP :
1. Hindari penggunaan spasi secara berlebihan.
Menghindari penggunaan spasi (atau  ) yang berlebihan adalah langkah efisien. Coba anda bayangkan setiap spasi memerlukan 1 byte data, sedangkan setiap tab (\t) juga 1 byte. Ketika kita membuat empat spasi,  berarti kita telah menghabiskan 4 byte data. Tentu akan lebih efisien jika hanya menggunakan sebuah tab saja.
2. Penggunaan tipe data Boolean.
PHP mengijinkan Anda menulis tipe data boolean dengan huruf kecil atau besar (case-insensitive). Meskipun demikian, penulisan dengan huruf kecil semua akan lebih cepat dibanding huruf besar. Ini dikarenakan, saat menemukan konstanta, PHP melakukan lookup hash nama konstanta. Misalnya :
if($var == TRUE) { ...... }
akan lebih efisien jika ditulis,
if($var == true) { ....... }
dan akan lebih cepat lagi jika kita menggunakan 1 dan 0 dari pada true and false.

3.Hindari konkatenasi string yang besar.
Pada saat melakukan konkatenasi string, hindari penggabungan dengan string yang ukurannya besar. Ini bisa menghambat eksekusi kode yang sebenarnya bisa ditampilkan dengan cepat. Contohnya seperti berikut:

$title = 'pendek';
$body = '...ini kalimat yang lebih panjang...';

// Konkatenasi string yang besar
echo "Hasilnya: $title\n\n$body";

// Akan lebih baik jika ditulis seperti ini
echo "Hasilnya: $title\n\n";
echo $body;

4. Penggunaan echo() dan print().
Tiga cara yang umum dilakukan untuk mencetak data adalah: echo() dan print(). Apabila untuk mencetak output dengan menggunakan fungsi (konstruksi bahasa) PHP, sebaiknya gunakan echo(), bukannya print(). Meskipun secara garis besar print() dan echo() memiliki tujuan sama, akan tetapi ada beberapa perbedaan esensial yang perlu diperhatikan. Fungsi print() berperilaku seperti fungsi pada umumnya, dan memiliki nilai kembalian (return value) berupa integer 1. Dengan demikian, print() dapat digunakan sebagai bagian dari ekspresi yang lebih kompleks. Sementara itu, echo() mampu menerima lebih dari satu parameter sekaligus,
dan tidak memiliki nilai kembalian.

print 'coba 1';
echo 'coba 1';

// Menggunakan beberapa parameter
echo 'Coba 1', "Coba 2", '...';

Fungsi string echo() akan dieksekusi lebih cepat dibanding dengan print(). Perbedaan ini disebabkan karena fungsi print() akan mengembalikan status (integer) yang menyatakan apakah proses berhasil dilaksanakan atau tidak. Di sisi lain, echo() hanya menampilkan output saja dan tidak mengerjakan apa-apa lagi. Ada pun dalam implementasinya, status nilai kembalian dari penggunaan fungsi string hampir tidak pernah diperlukan.

Konstruksi bahasa echo() juga mengijinkan kita untuk memberikan lebih dari satu string sebagai parameter. Menggunakan beberapa parameter akan lebih cepat dibanding mencampur variabel ke dalam sebuah parameter tunggal. Contohnya seperti berikut:
$a = 'Coba';
$b = 'Lagi';

//mencampur menjadi parameter tunggal
echo 'Harus ' .$a. ' dipahami ' .$b;

//akan lebih cepat
echo 'Say ', $a, ' to ', $b;

5. Mengetahui panjang string.
Biasanya untuk mengetahui panjang karakter dari suatu string adalah dengan menggunakan fungsi strlen(). Untuk tujuan yang sama, sebenarnya ada cara yang dinilai lebih cepat, yaitu menggunakan isset(). Contohnya seperti berikut:

if (strlen($str) < 10) {
echo 'Panjang karakter harus 10 ya';
}

//akan lebih cepat
if (!isset($str{10})) {echo 'Panjang karakter-nya kurang/lebih dari 10 tuh';
}

Seperti halnya kasus echo() dan print(), isset() memerlukan waktu eksekusi lebih pendek karena  isset() merupakan konstruksi bahasa.

6. Penggunaan kondisi perbandingan antara variabel dengan konstanta.

Kita dalam penggunaan kondisi perbandingan antara variabel dengan konstanta seperti ini :
if($var == '4') { .... }, tetapi akan lebih cepat apabila konstanta disebutkan terlebih dahulu,
if('4' == $var) { .... }.
Gimana guys, hal-hal simple bukan ?? Ini hanya beberapa cara sederhana untuk mengoptimasi aplikasi PHP, masih banyak faktor lain yg berpengaruh untuk masalah ini, mulai dari server dan databasenya.